|
|
Latest Article
 Buku “Panglima
Bambang Sugeng Panglima Komando Pertempuran Merebut Ibu Kota Djogja
kembali 1949 dan Seorang Diplomat” yang disusun oleh Edi Hartanto hari
ini diluncurkan dalam launching buku yang digelar di Balai Kartini,
Jakarta, Rabu (14/4).
Buku yang
mengisahkan tentang kiprah Letjen TNI (Har) Bambang Sugeng dalam perang
kemerdekaan terutama perannya dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 hingga
jabatan terakhirnya di militer sebagai Kepala Staf Angkatan Darat
(Kasad) periode 1952-1955 ditulis oleh Edi Hartanto bekerja sama dengan
Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad) dan Dinas Pembinaan Mental
Angkatan Darat (Disbintalad).
Hadir dalam
peluncuran Buku tersebut antara lain mantan Wakil Presiden Jenderal TNI
(Purm) Try Soetrisno, mantan Kasad Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto
serta para Purnawirawan TNI dari Legiun Veteran Indonesia (LVRI).
Terbit dalam format
Biografi, buku setebal 321 halaman tersebut mengisahkan perjalanan
kehidupan Letjen TNI (Har) Bambang Sugeng sebagai prajurit dan
negarawan. Sebagai Prajurit Ia mencapai Puncak karienya sebagai Kasad.
Setelah menyelesaikan pengabdian keprajuritannya Iapun mengabdikan
dirinya sebagai seorang diplomat yang ditugaskan menjadi duta besar
Indonesia di Vatikan, Jepang dan Brasil.
Kasad Jenderal TNI
George Toisutta dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala
Dinas Sejarah Angkatan Darat (Kadisjarahad) Brigjen TNI Marsono
mengatakan, Sejarah mencatat bahwa Letnan Jenderal TNI (Har) Bambang
Sugeng telah memberikan sebagian besar pengabdiannya di bidang
keprajuritan, dengan puncak kariernya sebagai Kepala Staf TNI Angkatan
Darat. Di dalam pemerintahan beliau juga aktif sebagai diplomat dan
beberapa kali dipercaya oleh Negara untuk menjabat Duta Besar RI di
Vatikan, Jepang dan Brazil mulai periode tahun 1956 sampai dengan tahun
1967.
Ditambahkan Kasad,
Sejak awal pengabdiannya sebagai prajurit pejuang, sampai dengan akhir
pengabdiannya di bidang pemerintahan, bahkan sampai masa Purna
Bhaktinya, Letjen TNI (Har) Bambang Sugeng senantiasa memegang teguh
prinsip-prinsip perjuangan yang diorientasikan semata-mata untuk
memajukan ketentaraan serta kepentingan Bangsa dan Negara. Kesemuanya
itu mencerminkan kuatnya nilai-nilai patriotisme dan kejuangan,
sekaligus kenegarawanan beliau sebagai prajurit, pemimpin dan tokoh yang
kredibel.
Pemrakarsa terbitnya
buku “Panglima Bambang Sugeng” ini adalah Hashim Djojohadikusumo
beserta keluarga Besar Pejuang mantan Kasad Bambang Sugeng. (sumber : www.tni.mil.id)
Read More »
Comments (0) »
1. Riset (Research)Terlebih dahulu Anda harus menggunakan mengadakan penelitian tentang perusahaan klien sebelum Anda membuat video perusahaan. Riset bisa dengan cara :· Wawancara dengan karyawan dan direksi· Wawancara dengan Klien Perusahaan· Membaca buku & brosur profil perusahaan· Membuka website perusahaan· Foto-foto dll.Yang penting Anda harus mendapatkan data berupa angka, teks dan gambar. Tentu saja data tersebut bukan yang bersifat rahasia, namun yang bersifat umum. Dengan demikian Anda akan mengetahui kondisi sebenarnya dari perusahaan tersebut, sehingga Anda bisa merasakan dan menjiwai semangat kerja di perusahaan tersebut. Untuk melakukan riset memerlukan waktu kurang lebih 1 minggu.2. Konsep Video Profil PerusahaanSetelah Anda mempunyai bayangan umum terhadap perusahaan tersebut, kini Anda seharusnya cukup percaya diri punya banyak bekal pertanyaan untuk sang klien. Tahap ini lebih banyak bertukar pikiran antara perusahaan / klien dan Anda sebagai pembuat CD-i. Pembuat CD-i harus mengerti teknis dan detail pengerjaan CD-i agar keinginan klien bisa terpenuhi. Yang lebih penting keinginan klien bisa ditampung pihak pembuat CD-i. Namun tidak selalu keinginan klien kita terima 100%, akan lebih baik jika pihak pembuat CD-i bisa memberikan masukan berupa ide cerita, audio visual yang kreatif dll.Setelah berdiskusi panjang lebar, pihak pembuat CD-i bisa segera membuat skenario (berupa struktur CD-ini dan storyboard), sekaligus menghitung harga pembuatan proyek CD-i ini.a. Struktur MenuStruktur menu CD-i lebih mirip flow chart. Interface terdiri dari tombol, teks, gambar, suara dll, agar pengguna bisa menggunakan CD-i dengan mudah, komunikatif dan menyenangkan. Dari Struktur menu ini bisa terlihat seberapa rumit proyek CD-i Anda.b. StorylineStoryline lebih mirip cerita pendek. Storyline dibuat jika ada pembuatan video profile dalam CD-i. Oleh karena itu perlu ide cerita yang kreatif, konsep visual yang menarik, teks yang informatif, komunikatif, sehingga menjadi Skenario yang berkesan bagi yang menyaksikannya.Proses pembuatan Video Company Profile adalah tahap yang paling rumit, biaya produksi tertinggi ada di tahap ini. Ada baiknya Anda buat juga versi DVD / VCD / VideoCD nya selain CD-i agar bisa dijalankan di CD/DVD Player rumahan tanpa harus selalu menggunakan komputer. Tips saat video shooting:· Namun lebih baik Anda mengambil juga data / properti di luar skenario, siapa tahu ada perubahan skenario atau desain yang memerlukan data / properti tersebut. Mumpung di tahap ini Anda mendapatkan izin untuk melihat-lihat kondisi dan seluk beluk kantor tersebut.
· Rekam setiap divisi / bagian / departemen dari segi ruangan, produk dan karyawannya.· Bila Anda tidak mempunyai peralatan video shooting bisa menyewa ke video shooting untuk pernikahan.· Siapkan cadangan baterai dan kaset / DV yang baru.· Ambil adegan minimal 3x dari berbagai sudut agar Anda bisa memilih stockshot terbaik.· Ambil adegan dari 3 sudut pandang: Close Up, Medium Shot dan Long Shot· Gunakan Teknik pergerakan kamera seperti Pan, Ped, Tilt, Dolly, Zoom, Truck, Arc dll agar video lebih dinamis.· Untuk shooting luar ruang cahaya terbaik adalah pukul 8-9 pagi dan 3-4 sore. Jika shooting pukul 11-13 siang, bayangan akan terlalu kuat dan menutupi objek yang dishoot.· Jangan gunakan rekaman video dari Camera / Foto Digital, karena intensitas cahaya, codec dan resolusi berbeda dengan Camcorder DV. Jika Anda mencampuradukkan videonya akan terlihat jelas perubahan nuansanya.· Anda sebagai sutradara berkewajiban mengatur aktor, kameramen dan pengkondisian suasana ruangan.· Persiapkan shoot untuk menempatkan objek sepertiga dari area shoot, nantinya untuk penempatan teks saat editing di komputer.· Umumkan jadwal Shooting ke seluruh pimpinan dan staf perusahaan, agar mereka siap dan tidak kaget menghadapi camera dan team Anda.· Tokoh perusahaan seperti direktur, komisaris dll, usahakan tampil dan berbicara secara tegas, bersemangat tentang kualitas perusahaannya. Selain ucapan gunakan juga bahasa tubuh seperti gerakan tangan, langkah kaki, gerakan kepala dan senyuman.· Jika ada karyawan wanita yang berpenampilan menarik, bisa Anda ‘manfaatkan’ sebagai aktor untuk adegan seperti bersalaman, menelepon, mengetik, menyambut tamu, presentasi dll.· Jika di perusahaan tersebut tidak ada yang cantik, Anda bisa mengajak rekan Anda, menyewa dari agen model, sekolah sekretaris dll. Untuk urusan ini Anda tentu lebih tahu.· Tips dan trik lain tentang shooting silakan tanya orang yang ahli tentang penyutradaraan atau jasa video shooting profesional.Siswojo Pictures | Audio Video & Photographyhttp://www.SiswojoPictures.co.idhttp://www.Pernikahan.co.id
Related Video
Read More »
Comments (0) »
Proyek pembuatan CD-i memerlukan banyak format data yang bisa anda manfaatkan. Data bisa mengambil dari dokumentasi perusahaan / stockshot yang sudah ada, Internet, CD Library atau mengambil data baru.Di sini kita hanya membicarakan pengambilan data baru, karena hal ini perlu beberapa trik.a. VideoProses pengambilan video (video shoot) untuk Profil Perusahaan tidak semudah seperti shooting acara pernikahan, ulang tahun atau acara keluarga. Anda terikat kepada skenario yang disiapkan sebelumnya.Video berisi antara lain tentang :· Exterior / Bangunan Kantor dan suasana sekitar kantor· Aktifitas di Front Office / Meja penerima tamu· Interior / Ruang – Ruang penting· Suasana kerja· presentasi & rapat· Kunjungan atau Tamu- Produk unggulan yang telah dibuat· Proses Pembuatan / Produksi- Aset / Inventaris Kantor· Suasana Pameran, Seminar dan Event – Event lain· Kesepakatan kerjasama & penghargaan· Acara khusus kantor (Rekreasi, Kunjungan, Olah raga dll)· Wawancara Direktur dll.Tips saat video shooting:· Namun lebih baik anda mengambil juga data / properti di luar skenario, siapa tahu ada perubahan skenario atau desain yang memerlukan data / properti tersebut. Mumpung di tahap ini anda mendapatkan izin untuk melihat-lihat kondisi dan seluk beluk kantor tersebut.· Rekam setiap divisi / bagian / departemen dari segi ruangan, produk dan karyawannya.· Bila anda tidak mempunyai peralatan video shooting bisa menyewa ke video shooting untuk pernikahan.· Siapkan cadangan baterai dan kaset / DV yang baru.· Ambil adegan minimal 3x dari berbagai sudut agar anda bisa memilih stockshot terbaik.· Ambil adegan dari 3 sudut pandang: Close Up, Medium Shot dan Long Shot· Gunakan Teknik pergerakan kamera seperti Pan, Ped, Tilt, Dolly, Zoom, Truck, Arc dll agar video lebih dinamis.· Untuk shooting luar ruang cahaya terbaik adalah pukul 8-9 pagi dan 3-4 sore. Jika shooting pukul 11-13 siang, bayangan akan terlalu kuat dan menutupi objek yang dishoot.· Jangan gunakan rekaman video dari Camera / Foto Digital, karena intensitas cahaya, codec dan resolusi berbeda dengan Camcorder DV. Jika anda mencampuradukkan videonya akan terlihat jelas perubahan nuansanya.· Anda sebagai sutradara berkewajiban mengatur aktor, kameramen dan pengkondisian suasana ruangan.· Persiapkan shoot untuk menempatkan objek sepertiga dari area shoot, nantinya untuk penempatan teks saat editing di komputer.· Umumkan jadwal Shooting ke seluruh pimpinan dan staf perusahaan, agar mereka siap dan tidak kaget menghadapi camera dan tim anda.· Tokoh perusahaan seperti direktur, komisaris dll, usahakan tampil dan berbicara secara tegas, bersemangat tentang kualitas perusahaannya. Selain ucapan gunakan juga bahasa tubuh seperti gerakan tangan, langkah kaki, gerakan kepala dan senyuman.· Jika ada karyawan wanita yang berpenampilan menarik, bisa anda ‘manfaatkan’ sebagai aktor untuk adegan seperti bersalaman, menelepon, mengetik, menyambut tamu, presentasi dll.· Jika di perusahaan tersebut tidak ada yang cantik, anda bisa mengajak rekan anda, menyewa dari agen model, sekolah sekretaris dll. Untuk urusan ini anda tentu lebih tahu.· Tips dan trik lain tentang shooting silakan tanya orang yang ahli tentang penyutradaraan OK?b. AudioProses pengambilan video (video shoot) pun memerlukan perhatian khusus. Banyak persiapan dan pengkondisian sebelumnya.Biasanya audio berisi tentang:· Sambutan Pimpinan & Karyawan· Kesaksian dan kepuasan dari Pelanggan Perusahaan· Script skenario yang dibacakan Narator di Studio rekaman· Musik background, biasa menggunakan musik instrumental.· Sound Effects untuk transisi gambar, animasi. Data ini bisa didapat di CD Library yang banyak dijual di toko CD.Peralatan yang dibutuhkan:· Mikrofon. Gunakan mikrofon khusus yang biasa digunakan di stasiun Radio agar suaranya jernih dan tidak banyak noise.· Komputer / Laptop. Untuk menyimpan hasil rekaman saat pimpinan sedang rekaman suara (take voice) di meja kantornya· Studio Kedap Suara. Untuk suara narator bisa rekaman di studio kedap suara agar tidak ada suara lain yang masuk seperti klakson mobil atau tukang bakso lewat.Siswojo Pictures | Audio Video & Photographyhttp://www.SiswojoPictures.co.idhttp://www.Pernikahan.co.id
Related Video
Read More »
Comments (0) »
Page 3 of 3 |
|
|